Luhut Sebut Ada Lima Produsen Oksigen yang Diminta 100% untuk Sektor Kesehatan
Merdeka.com - Pemerintah memastikan kebutuhan oksigen medis tercukupi. Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, sudah terdapat lima produsen oksigen yang diminta untuk melayani sektor kesehatan terlebih dahulu.
"Ada lima produsen oksigen yang kita minta 100% sekarang diberikan untuk masalah kesehatan terlebih dahulu," kata Luhut dalam konferensi pers 'layanan telemedicine untuk pasien isolasi mandiri' dalam akun Youtube Kementerian Kesehatan, Senin (5/7).
Luhut pun mengakui beberapa waktu lalu sempat ada hambatan terkait distribusi oksigen. Hal tersebut juga kata dia lantaran adanya peningkatan penggunaan oksigen.
"Oksigen sebenarnya ini karena peningkatan 3-4 kali mungkin jumlahnya yang membutuhkan jadi sempat distribusi agak tersendat," bebernya.
Sebelumnya diketahui Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan posko Oxygen Rescue di Monas Jakarta Pusat, dan membuka kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan oksigen di Jakarta. Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Penduduk dan Pemukiman, Suharti menjelaskan, sesuai dengan arahan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, setiap perangkat daerah diinstruksikan bergerak aktif dalam penanganan Covid-19. Termasuk untuk berkolaborasi dalam penyediaan oksigen guna memenuhi kebutuhan di fasilitas kesehatan di DKI Jakarta.
Kolaborasi yang dilakukan antara lain penyediaan tambahan tabung, isi ulang dan distribusi tabung oksigen. Kolaborasi dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi semua rumah sakit, baik RSUD maupun RS Swasta di Jakarta dalam memenuhi kebutuhan oksigen yang semakin besar.
"Pemprov DKI Jakarta ingin memastikan bahwa suplai oksigen ke rumah sakit lebih lancar, sehingga berbagai kemudahan diupayakan. Kami berupaya menjalin kolaborasi dengan pihak lain untuk bisa membantu penyediaan oksigen baik melalui penyediaan tabungnya maupun pengisian tabungnya. Saat ini sedang berjalan kolaborasi dengan PT Krakatau Steel di Cilegon. Pada hari ini, pengisian ulang dilakukan untuk 250 tabung oksigen isi 6 m³ dari 25 RS di Jakarta," kata Suharti usai melakukan peninjauan Posko Oxygen Rescue di Monas, Minggu (4/7).
Lebih lanjut Suharti mengatakan, Pemprov DKI Jakarta terbantu dengan adanya bantuan isi ulang tabung oksigen dari PT Krakatau Steel yang dialokasikan sekitar 300 tabung ukuran 6 m³ setiap harinya. Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta juga masih membuka kesempatan berkolaborasi, mengingat kasus positif yang masih tinggi.
"Kami mengundang lebih banyak lagi pihak-pihak lain ikut berkolaborasi dalam memenuhi kebutuhan oksigen. Bantuan dapat diberikan dalam bentuk tabung atau isi oksigennya. Untuk proses distribusi dan pengisiannya akan dibantu oleh Pemprov DKI Jakarta. Jadi, pihak-pihak atau perusahaan di manapun, termasuk yang di luar Jakarta, kami harapkan bisa turut berkolaborasi bersama Pemprov DKI," ungkapnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya