Luhut & Kapolri minta peringatan Australia tak dibesar-besarkan
Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi santai terkait pemerintah Australia yang mengeluarkan peringatan perjalanan (travel advisory) kepada warganya yang berencana datang ke Indonesia. Menurut dia, travel advisory beda dengan travel warning.
"Ini beda dengan travel warning. Ini hanya mengingatkan karena kita info pada mereka ada begini-begini kita katakan pada mereka juga bahwa semua sampai sekarang itu masih terkendali," kata Luhut di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/2).
Luhut meminta semua pihak untuk tidak mengkhawatirkan hal tersebut. Dia memastikan, sejauh ini polisi mampu mendeteksi semua gerakan-gerakan teror di tanah air.
"Semua polisi mampu mendeteksi, mampu melihat sebuah gerakan itu tentu kita masih tetap waspada. Nah informasi ini tentu mereka juga sampaikan kepada umum sama seperti kita sampaikan juga," tegas dia.
Senada dengan Luhut, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti meminta semua pihak untuk tidak membesar-besarkan persoalan tersebut. Badrodin menilai, travel advisory dan travel warning memiliki arti yang berbeda.
"Saya pikir tidak perlu dibesar-besarkan karena bukan travel warning, travel advisory itu berbeda," terang Badrodin.
"Karena kalau travel advisory itu hanya peringatan untuk mengingatkan dan itu hak yang biasa terjadi," tandas mantan Wakapolri itu.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya