Luhut: 3 Terduga teroris Surabaya lulusan Porong
Merdeka.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, tiga orang terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri di Surabaya, Rabu (8/6) pernah menjadi narapidana di Lapas Porong, Surabaya. Densus masih mendalami lebih jauh jaringan teroris ini.
"Itu lulusan Porong. Sekarang oleh densus lagi didalami, jadi kita tunggu sampai beberapa hari ke depan," ujar Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (13/6).
Luhut mengaku mengetahui titik-titik pergerakan teroris selain di Surabaya. Namun dia enggan menyampaikan di mana saja lokasinya.
"Tentu ada. Masa saya cerita ke kamu semua," katanya.
Diinformasikan sebelumnya, dari tiga orang terduga teroris itu, yang pertama kali ditangkap adalah Priyo Hadi Purnomo (35). Dia ditangkap di Jalan Kedungdoro, Surabaya, Rabu (8/6) sekitar pukul 10.30 WIB.
Terduga teroris berikutnya adalah Jefry. Dia ditangkap di Jalan Kalianak sekitar pukul 11.00 WIB. Terduga teroris ketiga, Ferry Nofendi ditangkap di Jalan Setro Timur.
Karopenmas Mabes Polri Brigjen Agus Riyanto mengatakan terduga teroris ini merupakan jaringan Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS. Pemimpin dalam jaringan keempatnya adalah Abu Jandal alias Salim Mubarok At-Tamimi.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya