Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

LPSK Serahkan Hasil Investigasi Tragedi Kanjuruhan ke TGIPF

LPSK Serahkan Hasil Investigasi Tragedi Kanjuruhan ke TGIPF Pintu 13 Stadion Kanjuruhan. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyampaikan hasil investigasi tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur kepada Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) di Kantor Kemenkopolhukam Jakarta, Selasa. Tragedi tersebut menjadi catatan hitam sepak bola Indonesia karena menewaskan 131 Aremania.

"Tadi kami menyampaikan hasil investigasi kami. Ada 9 bab, dari latar belakang sampai dengan penutup. Dirasa oleh tim TGIPF sebagai laporan yang komprehensif," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu di Jakarta dilansir Antara, Selasa (11/10).

LPSK juga menyampaikan tentang hasil temuan, seperti kondisi stadion, kronologi, korban, dan masalah lainnya. Namun, ia enggan mengungkap lebih jauh soal hasil investigasi tersebut. Edwin mengatakan LPSK akan menyampaikan hasil investigasi kepada publik pada Kamis (13/10).

"Hari Kamis pagi mungkin," tambahnya.

Selain LPSK, TGIPF Tragedi Kanjuruhan juga meminta keterangan dan masukan dari Komisi Polisi Nasional (Kompolnas), Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

TGIPF telah menemui sebagian besar pihak yang terlibat dalam pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10).

Tim yang diketuai langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD itu terus bekerja untuk memenuhi ekspektasi publik hingga menghasilkan pencarian fakta secara menyeluruh atas tragedi yang menewaskan ratusan suporter.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP