Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Longsor, jalur penghubung Sumbar dan Jambi lumpuh

Longsor, jalur penghubung Sumbar dan Jambi lumpuh Ilustrasi Tanah Longsor. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Jalur lintas penghubung Provinsi Sumbar dan Jambi, tepatnya antara perbatasan Ranah Ampek Hulu Tapan-Pessel dengan Kota Sungai Penuh-Kerinci putus akibat longsor yang terjadi sejak, Senin 19 Februari 2018 kemarin.

Informasi yang di lapangan longsoran ini terjadi di kilometer 35 pada Senin sore. Hingga, Selasa 20 Februari 2018 akses masih belum dilalui karena tumpukan longsor masih menghambat badan jalan.

Camat Ranah Ampek Hulu Tapan, Alamsyah menyebut, kondisi longsor yang tersebut sangat terbilang parah. Sebab longsor yang terjadi di perbatasan daerah terdapat sebanyak 18 titik dan harus ditangani supaya akses bisa normal lagi.

"Wilayah kita ada sekitar dua titik yang tampak, infonya longsor mencapai 18 titik masuk kawasan kita," jelasnya.

Ia menjelaskan, untuk menyikapi kondisi tersebut, pihaknya sudah menghubungi Pemko Sungai Penuh serta pihak Balai Jalan Provinsi. Dan kondisi itu juga dibantu penanganan dari BPBD Pessel untuk mengevakuasinya.

"Tim kita dari BPBD Painan sudah meluncur ke lokasi untuk membantu membuka akses jalan yang longsor. Sementara ini sampai siang tadi sekitar pukul 11.00 Wib seluruh kendaraan menuju ke Sungai Penuh masih terhenti dan menunggu penanganan tim," tandasnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP