Longsor di Ambon, 7 orang masih hilang tertimbun
Merdeka.com - Hujan lebat mengguyur Kota Ambon, Maluku, sejak Senin malam. Akibat curah hujan yang cukup tinggi, terjadi longsor di sekitar Kelurahan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Ambon. Longsor itu menimpa dua rumah miliki keluarga Manusiwa/Tentua dan keluarga Fun.
Berdasarkan rilis yang diterima merdeka.com Selasa (19/6), peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIT. 12 Orang tertimbun akibat longsoran tanah itu.
"5 Orang yang dari keluarga Manusiwa/Tenua sudah berhasil dievakuasi," kata Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.
Kelima orang sudah dievakuasi atas nama, Kevin Sohoka (4) meninggal dunia, Cory Manusiwa (50) meninggal dunia, Ince Manusiwa (40) meninggal dunia, Izak Tentua (40) hidup, dan Aty Manusiwa (50) hidup.
"Opa Jhony dari keluarga Manusiwa/Tenua belum ditemukan," tambahnya.
Sedangkan enam orang anggota keluarga Fun, semuanya belumn berhasil ditemukan. Keenam orang tersebut atas nama, Meti, Linda, Wens, Reni, Yen dan Mevi.
"Sampai saat ini mereka masih proses pertolongan dengan melakukan penggalian dan terus melakukan pencarian korban, oleh Tim TNI/Polri, BPBD Kota Ambon, Basarnas, masyarakat, Tagana, dan PMI," jelas Sutopo. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya