Lokasi pemandian tempat Emon nyodomi puluhan anak akan diratakan
Merdeka.com - Pemandian Air Panas Lio Santa Kota Sukabumi sudah lama tak dirawat. Tempat wisata ini sepi dari pengunjung, padahal dulu, tempat ini ramai wisatawan dari luar Sukabumi. Walaupun demikian, pemandian air panas ini masih menjadi tempat favorit anak-anak yang bermain saat hari libur atau sepulang sekolah.
Tempat wisata ini juga menjadi tempat favorit Emon mencabuli para korbannya. Dari pengakuan para korban, mereka disodomi oleh Emon di pemandian tersebut.
menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar pun meminta Pemkot Sukabumi untuk meratakan tempat pemandian umum tersebut.
"Itu sudah kami serahkan pada pihak pemda jadi Pak Wali kota beserta jajarannya sudah kami sarankan untuk menutup saja pemandian itu," ujar Linda usai bertemu Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz di Balai Kota Sukabumi, Senin (5/5).
Sementara itu, menurut Wali Kota Sukabumi Mochamad Muraz, sampai kasus ini selesai seluruh bangunan kosong akan diratakan dengan tanah. Begitu juga juga rumput yang menjadi tempat mesum akan bakar. Nanti akan dibuka jika ada investor yang akan mengelola tempat tersebut.
"Nanti akan kita buka jika ada investor yang akan mengelola tempat tersebut. Sampai saat ini sudah ada tender untuk investor Pemandian Santa," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Emon mengeksekusi anak-anak yang menjadi korbannya di pemandian tersebut. Di bangunan pertama dari gerbang, Emon mengaku melakukan aksi sodomi sebanyak 30 kali pada korban.
Selang satu bangunan, di bangunan ketiga dari bangunan pertama, Emon mengaku melakukan aksi sodomi ini sebanyak 25 kali. Menurut pengakuan Emon, satu pekan dia bisa melakukan sodomi pada anak kecil 2-3 kali.
"Saya biasanya sodomi korban bisa 2-3 kali seminggu," ujar Emon di Sukabumi, Sabtu (3/5). (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya