Lokasi parkir dinilai jauh, Dishub Bekasi sebut PNS & warga 'Mager'
Merdeka.com - Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan, wajar banyak keluhan terkait pemindahan parkir di Plasa Pemkot Bekasi ke gedung parkir di Stadion Patriot Chandrabaga. Sebab, kebijakan tersebut baru dilakukan beberapa hari.
"Karena belum terbiasa. Di DKI lokasi parkir dengan kantor Pemda juga jauh. Tapi tidak masalah, karena sudah terbiasa," kata Yayan, Selasa (4/10).
Yayan mengatakan, sebetulnya sudah ada fasilitas jembatan penyeberangan orang (JPO). Warga maupun aparatur menganggap letak JPO cukup jauh. Sehingga menggunakan zebra cross. Padahal, menurut dia lokasi parkir dengan JPO jaraknya tak lebih dari 50 meter.
"Istilahnya sekarang itu Mager (Malas Gerak), tapi kami akan mengupayakan menambah tangga penyeberangan hingga mendekati lokasi parkir. Jangka panjangnya akan dibuat tunnel atau jalan bawah tanah," kata Yayan.
Menurut Yayan, pemindahan lokasi parkir untuk aparatur maupun masyarakat umum ke gedung parkir merupakan bagian dari penataan parkir secara keseluruhan. Sebab, lahan parkir di Plasa Pemkot Bekasi cukup terbatas, sehingga hanya dikhususkan untuk kepala daerah hingga pejabat eselon 3.
Terkait maraknya parkir liar setelah pelaksanaan kebijakan itu, menurut Yayan, pihaknya mulai melakukan penindakan hari ini. Kendaraan yang parkir sembarangan di bahu jalan di sekitar kantor Pemkot Bekasi akan dikempesi.
"Sekarang masih ada orang yang tak mau tahu. Ada saja yang masih bandel, meski sudah ada rambu larangan parkir. Kita tindak dengan penggembesan ban kendaraan," ujar Yayan.
Yayan menambahkan, dengan penataan parkir tersebut menambah nilai plus dalam penilaian Adipura. Menurut dia, yang awalnya taman tertutup dengan kendaraan kini bisa terlihat, dan menjadi pemandangan sendiri.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya