Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Listrik PLN di Bombana sering padam karena mesin pembangkit keropos

Listrik PLN di Bombana sering padam karena mesin pembangkit keropos Ilustrasi Pulsa Listrik. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - PLN melakukan pemadaman bergilir sejak Desember 2015 di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara. Hal ini karena mesin pembangkit listrik di Pulau Kabaena keropos.

Manajer Ranting PLTD Kabaena Maulana di Bombana mengatakan, enam unit mesin pembangkit listrik yang ada sudah keropos pada bagian oring linear (puring), sehingga daya yang ada tidak maksimal untuk memberikan penerangan kepada pelanggan.

"Kami telah membongkar enam unit mesin yang dilakukan oleh tim dari pihak PT Trackindo Makassar, dan menemukan beberapa puringnya keropos," kata Maulana kepada Antara, Minggu (14/2).

Menurut dia, pihaknya meminta kepada PLN Cabang Baubau untuk memeriksa kerusakan sejumlah mesin pembangkit yang ada di Kabaena.

"Hasil pemeriksaannya yaitu puring mesin harus diganti sebab selain keropos juga karena usia mesin tersebut sudah tua," imbuh Maulana.

Maulana menyebutkan dari enam unit mesin yang ada hanya satu yang usianya sekitar 11 tahun, sementara lima unit mesin lainnya usianya berkisar 20 hingga 30 tahun.

Tanpa menyebut kapan kondisi listrik di Kabaena kembali normal, tetapi dia memaparkan bahwa pihaknya telah mengusulkan anggaran yang di dalamnya terinci peralatan mesin yang tidak laik lagi digunakan.

"Kami hanya merinci peralatan mesin yang rusak disertai dengan jumlah anggarannya, kemudian kami usulkan ke PLN Cabang Baubau," imbuhnya.

Maulana membantah bahwa kerusakan mesin pembangkit disebabkan kecilnya daya dibanding jumlah pelanggan yang ada.

"Jumlah pelanggan di Kabaena saat ini mencapai lebih 2.000 dan kapasitas mesin jauh lebih besar, sementara kebutuhan pelanggan hanya berkisar 1,3 megawatt," rincinya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP