Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Listrik Media Center Asian Games di Palembang menunggak Rp 389 juta

Listrik Media Center Asian Games di Palembang menunggak Rp 389 juta Asian Games 2018. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Ribuan wartawan yang akan melakukan peliputan Asian Games Agustus 2018 mendatang terancam tak akan memiliki posko berkumpul. Pasalnya, listrik gedung Sriwijaya Promotion Center (SPC) yang bakal digunakan sebagai media center menunggak mencapai Rp 389 juta.

Kepala Bidang Statistik Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sumsel, RM Fauzi mengungkapkan, tunggakan listrik gedung itu terjadi sejak digunakan sebagai kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Pariwisata Kota Palembang. Tagihan listrik tak pernah dibayar, apalagi sejak ditinggalkan.

"Dulunya dipakai dua dinas di Pemkab Palembang dan listriknya menunggak," ungkap Fauzi, Senin (26/2).

Fauzi mengaku sudah berkali-kali meminta Pemkot Palembang melunasinya. Namun, hingga kini permintaan itu tak pernah terkabul hingga akhirnya tagihan semakin membengkak.

"INASGOC juga tak mau bayar walaupun untuk keperluan Asian Games karena pelaksanaan belum dimulai. Wewenang Pemprov Sumsel juga bukan, ini murni dari Pemkot Palembang," ujarnya.

Menurut dia, jika tak juga dilunasi, gedung SPC tak bisa digunakan sebagai base camp wartawan. Padahal, ribuan 'kuli tinta' akan melakukan peliputan selama pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.

"Untuk wartawan nasional saja diperkirakan lebih dari lima ratusan orang, belum lagi dari Indonesia. Makanya gedung itu sangat penting, segera ditindaklanjuti," ujarnya.

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP