Liput kebakaran, dua kamera wartawan televisi dibanting
Merdeka.com - Tiga wartawan mengalami perlakuan tidak menyenangkan saat meliput kebakaran gudang PT Indospring tbk di Jalan Mayjen Sungkono, Gresik, Jawa Timur Jumat (25/5). Mereka diintimidasi karyawan dan satpam perusahaan suku cadang mobil tersebut.
Tak hanya itu, kamera reporter JTV dan RCTI dirampas serta dibanting hingga rusak. Dua reporter media elektronik itu adalah Amin (JTV) dan Agus (RCTI).
"Kamera saya dan punya Agus langsung dirampas dan dibanting saat mau mengambil gambar kebakaran. Agus sendiri juga sempat dipukul sama satpam pabrik," terang Amin, Jumat (25/5) sore.
Bukan hanya mereka berdua, blackberry seorang wartawan media online, Ika, juga ikut dirampas seorang karyawati PT Indospring bernama Paulina. Selain melakukan perampasan, karyawan PT Indospring yang lain, juga melarang wartawan meliput.
Atas kejadian ini, seluruh wartawan Gresik yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Gresik (KWG) melakukan protes keras terhadap perusahaan PT Indospring Tbk. Mereka juga melakukan upaya hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke kantor kepolisian setempat.
Sebab, tindakan manajemen PT Indospring merupakan yang kali kedua dilakukan, setelah 2008 silam juga melakukan tindakan sama. Sebelum insiden perampasan dan pelarangan peliputan itu terjadi, sekitar pukul 16.00 WIB, terjadi kebakaran di gudang produksi milik PT Indospring di Jalan Mayjen Sungkono, Gresik.
Iptu I Made Parwita Kanit Patroli Polres Gresik mengatakan, ada sekitar dua unit mobil PMK berusaha melakukan pemadaman. "Kami belum mengetahui penyebab, berapa korban jiwa maupun kerugian yang ditimbulkan," kata dia. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya