Lion Air ingkar janji soal hotel, penumpang kembali ngamuk
Merdeka.com - Lion Air melalui Manajer Safety, Dedi Suhardi, menyatakan, penumpang yang batal berangkat malam ini akan diinapkan pihak Lion Air di Hotel Amaris dan Hotel Ibis. Petugas E-ticketing akan mengurus mereka.
Dia juga menjanjikan memberi kompensasi Rp 300 ribu per orang. Setelah sempat tenang, ratusan penumpang tujuan Surabaya dengan nomor penerbangan JT 696 dan JT 582 kembali emosi.
Sebabnya, janji tersebut hingga pukul 23.35 WIB tak terpenuhi. Biaya hotel yang tadinya dijanjikan ditanggung Lion Air, kini berubah. Pihak Lion Air hanya memberi Rp 200 ribu kepada tiap penumpang untuk menginap di hotel.
Tak cuma itu, uang yang dijanjikan itu juga belum diterima penumpang. Alhasil, mereka menyerbu meja petugas perempuan penjaga e-ticketing Lion Air di terminal 1 A Bandara Soekarno-Hatta.
"Mana? Janji palsu, tadi katanya hotel ditanggung," teriak salah seorang calon penumpang kepada petugas perempuan penjaga e-ticketing Lion Air, Kamis (19/2).
Sontak saja suasana kembali ramai. Para penumpang yang sudah terlanjur kecewa semakin kesal kepada Lion Air.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya