Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Limbah Merah di Sungai Cisadane Diduga Berasal dari Pengepul Plastik Bekas

Limbah Merah di Sungai Cisadane Diduga Berasal dari Pengepul Plastik Bekas Sungai Cisadane tercemar air warna merah. ©2021 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang Selatan, telah mendatangi lokasi diduga sumber pembuangan limbah cair ke aliran Sungai Cisadane.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Dinas LH Tangsel, Budi menjelaskan, pihaknya bersama Satpol PP Tangsel, telah turun langsung memeriksa lokasi diduga pembuangan limbah cair ke aliran Sungai Cisadane.

"Untuk penanganannya tadi pagi tim DLH dengan Pol PP sudah turun ke lokasi pengepul plastik bekas yang diduga membuang limbah berwarna merah," jelas Budi dikonfirmasi, Minggu (3/10).

Dia menerangkan, telah mengambil sampel air sungai yang diduga mencemari kondisi sungai Cisadane tersebut.

"Tim LH sudah ambil sample baik di air sungai maupun zat pewarna yang dibuang untuk dianalisa laboratorium," terang dia.

Dia juga menegaskan, kalau lokasi diduga pembuang limbah cair itu, adalah lokasi pengumpulan barang bekas, bukan pabrik sebagaimana yang diinformasikan masyarakat ke media sosial.

"Sekadar informasi bahwa kegiatan tersebut bukan pabrik atau industri. Tapi pengepul plastik bekas yang dicuci dengan air sungai sebelum dikirim ke pabrik pengolah biji plastik yang lokasinya diluar Tangsel," kata Budi

Sebelumnya diberitakan, sungai Cisadane dicemari air berwarna merah diduga limbah industri di Tangsel.

Saluran air diduga berasal dari industri pengolahan plastik yang mengalir ke aliran sungai Cisadane, diduga mencemari air sungai tersebut. Dari video yang diunggah warga ke media sosial, terlihat air berwarna merah keluar dari saluran industri ke hilir di Sungai Cisadane.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP