Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lima Tahanan Anak Kabur dari Lapas Samarinda Kembali Diamankan

Lima Tahanan Anak Kabur dari Lapas Samarinda Kembali Diamankan Lapas khusus anak Samarinda di Tenggarong. ©2019 Merdeka.com/Saud Rosadi

Merdeka.com - Lima tahanan anak kabur dari Lapas Khusus Anak Kelas IIA Samarinda, di Jalan Imam Bonjol, Tenggarong, Kutai Kartanegara, berhasil diamankan. Mereka kabur karena ingin pulang ke rumah.

Tiga anak SN, AK dan AN diamankan kembali, Sabtu (16/3) pagi. Sementara 2 anak lainnya, RF dan AR sore harinya saat berada di sekitar tempat wisata Pulau Kumala.

"Setelah kita tanya, mereka ini cuma mau pulang. Kalau pulang, kita gampang carinya. Anak-anak ini kan kembalinya ke rumah. Sempat berkelit kemana-mana," kata Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas IIA Samarinda, Salis Farida Fitriani dalam penjelasan resmi dia di kantornya, Minggu (17/3).

Kaburnya kelima anak dalam 1 kamar sel itu terjadi sekira pukul 03.55 WITA, Sabtu (16/3) dini hari kemarin, di tengah guyuran hujan deras dengan memanjat tembok. Mereka memanfaatkan kelengahan 2 petugas jaga saat itu.

"Ada yang lagi ke kamar mandi, ke dapur. Dari kamar mandi terdengar orang jatuh. Dari situ ketahuannya, ada 5 anak yang kabur," ujar Salis.

Pasca-kejadian itu, pihak Lapas Anak, terpaksa menambah kawat berduri di atas tembok. "Mereka ini memang pasti akan pulang ke rumah orangtuanya. Jadi, kita sudah upaya ramah dengan anak-anak, tapi sepertinya anak-anak tidak ramah," ungkap Salis.

"Awalnya, konsep LPKA ini adalah ramah anak, dibangun menghindari kesan seperti di penjara. Tidak kami pasang teralis besi dan kawat berduri supaya anak nyaman, menghilangkan kesan seram," tambah Salis.

LPKA Kelas IIA Samarinda dihuni 30 anak dari kapasitasnya 150 orang anak. "Setelah kejadian, 5 anak ini ditempatkan di ruang sendiri," tutup Salis.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP