Lihat tahanan patah tulang, Kapolda NTB tergerak bantu biaya operasi
Merdeka.com - Setiap kesulitan pasti akan ada kemudahan yang mengiringi. Meski kemudahan tersebut hanya sedikit, namun tentunya hal itu bisa mengurangi beban yang diderita.
Amaq Yeni, pria asal Desa Bile Lando, Lombok Tengah yang mendekam di penjara atas tuduhan penadahan sepeda motor, menceritakan kisahnya yang sembuh dari cidera patah tulang di lengan kanan akibat kecelakaan dua tahun yang lalu.

"Pada waktu itu, Kapolda NTB datang ke Polres Loteng (Praya) mengunjungi di sel tahanan. Kemudian kami bersalam-salaman, tangan saya patah tidak bisa bersalaman dengan Kapolda," kata Amaq seperti dikutip merdeka.com dari video yang diunggah di akun Facebook Divisi Humas Mabes Polri, Senin (3/8).
Melihat keadaan Amaq, Kapolda NTB, Brigjen Pol Umar Septono menanyakan keadaannya. Ketika mengetahui bahwa Amaq tidak memiliki biaya untuk operasi patah tulang, Umar langsung menawari bantuan.
Amaq kemudian di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Mataram, Lombok untuk di operasi. Atas bantuan tersebut, Amaq beserta keluarganya merasa sangat bersyukur.

Kisah ini menunjukkan masih adanya rasa kemanusiaan untuk saling membantu. Meski telah melakukan kesalahan, namun manusia tetaplah manusia. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya