Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lift barang yang tewaskan Mukhtar saat kerja sudah tak layak pakai

Lift barang yang tewaskan Mukhtar saat kerja sudah tak layak pakai Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Keluarga korban meminta jajaran Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, mengusut tuntas insiden tewasnya Mukhtar Natzir (24), karyawan CV Murtantes Maju Jaya akibat terjepit lift, Selasa. Sebab, keluarga melihat Mukhtar bisa tewas karena lift barang yang digunakan sudah tidak layak pakai lagi.

"Saya minta kasus ini dituntaskan dan perusahaan harus bertanggung jawab atas kematian kakak saya," kata kakak korban, Saleh (26) di Bekasi dikutip dari Antara, Selasa (17/2).

Kakak korban yang sama-sama bekerja di perusahaan tersebut mengungkapkan, bahwa lift barang yang diduga penyebab tewasnya Mukhtar sudah tidak layak digunakan. "Makanya saya minta perusahaan bertanggung jawab meskipun adik saya baru bekerja lima bulan," katanya.

Saleh pun meminta kepolisian mengusut tuntas kasus ini karena muncul dugaan ada unsur kelalaian yang melatarbelakangi terjadinya kecelakaan kerja tersebut. "Saya akan rembukan dengan keluarga dulu, tapi kami akan menuntut keadilan. Kalau perlu penjarakan saja yang bertanggung jawab," katanya.

Karyawan lain yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebutkan, lokasi CV Murtantes Maju Jaya di Jalan Raya Galaxy Blok A No 89 D Bekasi Barat itu awalnya merupakan salon. "Tapi dijadikan gudang barang elektronik karena gudang yang biasa dipakai perusahaan sedang direnovasi," katanya.

Saat masih berupa salon, ruko tersebut tidak dilengkapi lift, akses naik turun pun dari lantai empat pun hanya mengandalkan anak tangga. Namun begitu difungsikan sebagai gudang, dibuatkan lift untuk memudahkan pengangkutan barang.

"Bukan lift lama, tapi memang sering mogok," ujarnya.

Saat akan dikonfirmasi, pihak perusahaan memilih bungkam dan enggan melayani pertanyaan yang dilontarkan wartawan.

Sebelumnya, Mukhtar diketahui terjepit lift pada pukul 12.30 WIB oleh salah satu karyawan setempat saat tengah bekerja memindahkan AC. Proses evakuasi jasad korban berlangsung selama lebih dari empat jam dengan bantuan kepolisian setempat. Jasadnya saat ini sudah dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk menjalani visum.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP