Libur panjang, tiket kereta api di Medan ludes
Merdeka.com - Tiket kereta api dari Medan ke sejumlah kota di Sumatera Utara ludes terjual pada libur panjang kali ini. Bahkan tiket untuk perjalanan pada Minggu (20/5) pun tak tersedia lagi.
Sejumlah calon penumpang yang datang ke Stasiun Besar Kereta Api Medan, Kamis (17/5), harus kecewa karena tiket sudah habis. "Saya mau ke Kisaran, tiket habis total. Kalau mau, kabarnya masih ada, tapi harganya Rp 80 ribu seorang, padahal tiket kereta yang saya naiki biasanya Rp 15 ribu," kata Nila, warga Tanjung Pura, Langkat, di Stasiun Besar Kereta Api Medan, Kamis (17/5) siang.
Selain Nila, masih banyak penumpang mengeluh karena harus memilih moda transportasi lain pada libur panjang ini. Padahal, biasanya, tiket masih bisa didapat di hari keberangkatan.
Habisnya tiket diakui Manajer Komersial PT KAI Divre I Sumut Irwan. "Untuk kelas eksekutif dan bisnis tujuan Medan-Rantau Prapat yang dilayani kereta api Sri Bilah tiketnya telah habis terjual. Begitu juga dengan kereta api Putri Deli rute Medan-Tanjung Balai dan Putri Deli Medan-Pematang Siantar," paparnya.
Irwan juga memberikan penjelasan soal kurangnya gerbong kereta ekonomi yang makin sering dikeluhkan masyarakat. Kata dia, hal itu adalah kebijakan perusahaan. "Mohon maaf, khususnya kereta api Medan Tanjung Balai dan Pematang Siantar, tempat duduk kelas ekonominya terbatas," ucap Irwan.
Dia memaparkan, mulai 1 Mei 2012, kereta api Putri Deli jurusan Medan-Tanjung Balai hanya ada 3 gerbong kereta ekonomi. "Untuk Pematang Siantar hanya dua kereta," paparnya.
Kebijakan pengurangan kereta ekonomi ini terkait dengan pembatasan subsidi public service obligations (PSO) dari pemerintah. "Kami hanya mengikuti instruksi pimpinan," pungkasnya. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya