Libur panjang, kemacetan di Tol Cikarang diantisipasi
Merdeka.com - Libur panjang yang dimulai Kamis (5/5) besok diprediksi mengakibatkan kemacetan di sejumlah ruas jalan antarkota. Terutama di Tol Cikarang Utama Bekasi, yang sebelumnya mengalami lonjakan drastis.
Dishub Jabar meminta antisipasi adanya lonjakan hingga menyebabkan kemacetan parah di wilayah tersebut.
"Catatan kami 24 Desember lalu yang melintas Tol Cikarang Utama 107.000 kendaraan, jumlah ini tidak akan bergeser jauh," kata Kepala Dinas Perhubungan Jabar Deddy Taufik di Bandung, Rabu (4/5).
Sebelum libur panjang terjadi, lonjakan di ruas tol tersebut sudah terjadi sampai 37 persen di mana 17 persennya disumbang angkutan barang.
"Cikarang Utama ini jadi bahan analisis, karena itu truk barang salah satu yang akan diatur pergerakannya," jelasnya.
Pihaknya meminta pengelola jalan Tol Jakarta-Cikampek, Cikopo-Palimanan, dan Cikampek-Padalarang-Cileunyi melakukan antisipasi pada dua hal penting yang biasa menjadi penyumbang kemacetan. Pertama rest area dan kedua gerbang tol otomatis.
"Ini salah satu penyebab kemacetan,” katanya.
Untuk rest area, pengelola harus bisa memberlakukan sistem buka tutup manakala daya tampung sudah penuh. Selain itu pengelola diminta menambah atau membuka layanan toilet umum lebih. Petugas kepolisian akan diterjunkan ke kantong-kantong istirahat ini mengantisipasi melubernya kendaraan hingga ke ruas tol.
Adapun untuk gerbang tol otomatis pihak pengelola agar mensosialisasikan soal persiapan kendaraan yang akan membayar langsung berada pada lajur yang mengarah ke GTO. Deddy mencontohkan penyebab macet di GTO biasanya pengendara yang kehabisan pulsa lalu memilih mundur.
"Nanti lanjut saja, asal bayar nanti petugasnya disiapkan," tandasnya.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya