Libur Panjang, KAI Daop 9 Jember Tambah Rangkaian Kereta Api
Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menambah perjalanan kereta api yang melayani pelanggan untuk menyambut libur Maulid Nabi dan cuti bersama akhir Oktober. Penambahan perjalanan KA ini untuk mengantisipasi membludaknya penumpang pada masa libur panjang akhir pekan tersebut.
"Pada masa libur panjang akhir pekan nanti, KAI Daop 9 menambah perjalanan KA, yaitu KA Wijayakusuma relasi Ketapang-Cilacap, dan KA Ranggajati relasi Jember-Cirebon. Sehingga akan semakin banyak pelanggan yang dapat menikmati perjalanan kereta api yang aman, nyaman, selamat, dan sehat," ujar Agus Barkah Nugraha, Vice President KAI Daop 9 Jember, Selasa (27/10).
KAI Daop 9 mengoperasikan kembali KA Wijayakusuma relasi Ketapang-Cilacap (PP), mulai Selasa (27/10) ini hingga akhir Oktober 2020. Adapun KA Ranggajati beroperasi mulai hari ini (27/10) hingga waktu yang belum ditentukan.
Dengan demikian, PT KAI Daop 9 mulai hari ini mengoperasionalkan 6 rangkaian kereta api. Yakni KA Tawangalun relasi Ketapang-Malang Kota Lama; KA Sritanjung relasi Ketapang-Lempuyangan; KA Probowangi relasi Ketapang-Surabaya Gubeng; KA Wijayakusuma relasi Ketapang-Cilacap; KA Ranggajati relasi Jember-Cirebon; dan KA Pandanwangi relasi Jember-Ketapang. Kecuali KA Ranggajati, semuanya beroperasi secara pulang-pergi (PP).
Peningkatan jumlah perjalanan KA ini secara otomatis menambah jumlah tempat duduk yang KAI sediakan. Jumlah tempat duduk KA Jarak Jauh pada 27 Oktober sampai dengan 1 November 2020 sebanyak 5.345 tempat duduk/hari, naik 20 persen dibandingkan dengan sebelum long weekend sebanyak 4.440 tempat duduk/hari.
"KAI tetap mengedepankan protokol kesehatan saat melayani pelanggan pada libur Long Weekend. Protokol tersebut seperti pelanggan diharuskan dalam kondisi sehat dan menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan). Guna menjaga jarak selama perjalanan, KAI juga hanya menjual tiket sebanyak 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia," kata Agus Barkah.
Sebagai upaya peningkatan pelayanan dalam menerapkan protokol kesehatan, KAI Daop 9 menyediakan layanan rapid test di 2 stasiun, yaitu Stasiun Jember dan Stasiun Ketapang. Penyediaan layanan rapid test di stasiun bertujuan untuk memudahkan pelanggan sehingga tidak perlu mencari tempat rapid test di luar.
Agus menambahkan, KAI memperoleh pengakuan berupa Safe Guard Label SIBV, sebagai apresiasi dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kereta api.
"Safe Guard Label SIBV ini mengacu pada parameter yang disusun oleh ahli dan auditor Bureau Veritas, international best practices, World Health Organization (WHO), regulasi Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Karena itu, masyarakat tidak perlu ragu lagi dalam menggunakan berbagai layanan KAI," katanya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya