Libur Panjang, 1 Wisatawan Asal Bogor dan 4 Cimahi Positif Covid-19
Merdeka.com - Lima wisatawan saat cuti bersama dan libur panjang pada 28 Oktober–1 November lalu dinyatakan positif Covid-19. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui satuan tugas penanganan Covid-19 sudah melakukan isolasi mandiri sekaligus melacak yang kontak erat.
Sebelumnya, pelaksanaan tes kesehatan dilakukan selama lima hari di 50 titik di 15 Kabupaten Kota Jawa Barat. Dari sekitar 14 ribu wisatawan yang menjalani rapid test secara acak, 408 orang di antaranya dinyatakan reaktif.
"408 orang yang reaktif itu langsung menjalani swab test. Hasilnya, 5 orang dinyatakan positif Covid-19. Sudah diisolasi dan kami juga lacak yang kontak erat," kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jabar, Daud Achmad, di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (6/11).
"Yang positif satu dari Bogor, empat dari Cimahi. Dari jumlah yang reaktif ada sekitar 1,2 persen yang positif," imbuh dia.
Dia mengakui kasus positif Covid-19 di Jawa Barat masih dalam kategori tinggi secara nasional. Dia beralasan, hal itu tidak terlepas dari faktor Boodebek yang berbatasan dengan wilayah DKI Jakarta sebagai episentrum Covid-19.
"Mobilitas orang bodebek kerja di DKI Jakarta, 70 persen kasus (Covid-19 di Jabar berasal) di sana (Bodebek). Pergerakan orang lebih banyak kemungkinan angka tinggi itu pasti terjadi," kata dia.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih merapikan data kasus, baik yang positif, sembuh hingga meninggal dunia akibat Covid-19. Khusus untuk angka sembuh, data di Jabar berada di kisaran 76-78 persen.
"Angka ini kita terus cek ke kabupaten kota. Yang sembuh di pusat isolasi atau di RS pasti tercatat. Nah, apakah yang sembuh dari isolasi mandiri tercatat atau belum, ini yang masih konsolidasi. Kalau luput dari pelaporan, tentu angka yang aktif (sembuh) tinggi," kata dia.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya