Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Libur Lebaran, kemacetan di Puncak mencapai 20 km

Libur Lebaran, kemacetan di Puncak mencapai 20 km Kemacetan di Puncak. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Jalur Puncak, Bogor semakin dipadati kendaraan yang hendak menghabiskan waktu liburan dengan berwisata. Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Bogor seolah kewalahan mengatasi kemacetan yang terjadi sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, Jumat (8/7).

Sistem satu arah atau one way yang diyakini sebagai solusi mengatasi kemacetan ternyata tidak efektif mengurai penumpukan kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak yang mencapai 20 kilometer, terhitung mulai KM 39 (sebelum Gerbang Tol Ciawi) hingga pertigaan Taman Safari Indonesia (TSI), Cisarua, Kabupaten Bogor juga terjadi dengan antrean mencapai 10 km.

"Saya tidak menyangka saya berangkat dari rumah pukul 06.00 WIB, saya pikir tidak akan terjebak kemacetan parah. Enggak kebayang butuh waktu berapa jam lagi untuk sampai tempat wisata perkebunan teh Gunung Mas, Cisarua," keluh Abdurahman, 55, warga Cilincing, Jakarta Utara, saat ditemui ditengah kemacetan di simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor.

Keluhan serupa diungkapkan Iwan Kurniawan, 45, warga Bekasi yang mengaku terjebak kemacetan sejak pintu tol Sentul. Namun dia tak masalah dengan kemacetan berjam-jam karena sudah memprediksi dan mempersiapkannya.

"Makanya kita bawa tikar, cemilan dan air minum secukupnya, karena pengalaman tahun lalu kita sempat terjebak kemacetan dan beristirahat di tepi jalan tol seperti sekarang ini," ujarnya.

Antrean kendaraan terjadi karena pihak Satuan Lalu Lintas Polres Bogor tidak mampu membendung derasnya arus kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju Puncak. Meski sudah diberlakukan satu arah sejak pukul 08.00 WIB.

Bahkan ribuan kendaraan terlihat saling serobot saat memasuki simpang Gadog. Banyak kendaraan hendak menuju Puncak masuk lewat Jalan Raya Ciawi-Bogor dan jalan alternatif Pasir Muncang.

"Hari ini lebih padat dari hari sebelumnya, antrean kendaraan terjadi sejak KM 39. Sistem satu arah kita berlakukan lebih awal dengan memprioritaskan dari arah Puncak menuju Jakarta selama dua jam dengan menguras kendaraan terlebih dahulu. Setelah itu kita berlakukan one way dari Jakarta menuju Puncak,"" kata Kasatlantas Polres Bogor AKP Bramastyo Priadji saat ditemui di simpang Pos Polisi IIB Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor.

Dia memperkirakan, volume kendaraan menyerbu kawasan Puncak mencapai 35.000 kendaraan. Itu berdasarkan data dari PT Jasa Marga, pengelola tol Jagorawi pada hari kedua lebaran.

"Sehingga kemungkinan pada hari ini lebih dari 35 ribu kendaraan memadati jalur Puncak. Namun demikian kami mengimbau kepada pengendara untuk tetap memilih jalur utama saat memasuki jalur Puncak, dalam hal ini jangan mau menggunakan jasa calo penunjuk arah jalur alternatif, karena rutenya sempit dan berkelok-kelok," katanya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP