LBH Apik sebut Masinton sudah 2 kali aniaya Dita
Merdeka.com - Berbagai cara dilakukan politisi PDIP, Masinton Pasaribu untuk menutup kasus penganiayaan kepada Dita Aditya Ismawati (27). Masinton disebutkan pernah menemui ibu Dita untuk membahas agar apa yang terjadi atas Dita tak dibocorkan.
"Dia (Masinton) mendekati ibunya supaya tidak membuat ramai. Tapi ini sudah yang kedua kali, jadi sudah tepat dilaporkan," ujar Direktur LBH APIK, Ratna Bantara Mukti usai mengadukan kasus ini ke MKD di Senayan, Jakarta, Selasa (27/1).
Menurut Ratna, kasus penganiayaan terhadap Dita yang terjadi pada 21 Januari 2016 lalu adalah yang kedua. Perlakuan yang sama juga terjadi pada Dita per tanggal 17 November 2015 lalu. Alasan inilah yang membuat Dita tak tahan dan melaporkan Masinton ke Bareskrim dan mengadukannya ke LBH Apik untuk mendapat perlindungan.
"Karena kejadian yang berulang bisa terjadi lagi kekerasan," kata Ratna.
Namun ketika mengaitkan kasus pemukulan ini dengan motif asmara, Ratna menepisnya.
"Tidak ada motivasi asmara, sejauh ini saya tidak mendengar motivasi politik. Ini kejadian kedua kali, sebelumnya ada terkait dengan sidang di komisi III. Jadi mengada-ada kalau dikaitkan dengan politik," tukas dia.
Namun terbesit adanya sikap protektif Masinton terhadap Dita. Hal inilah yang menjadi pemicu pemukulan aspri cantik itu oleh Masinton pada malam kejadian.
"Jadi motifnya antara pelaku dan korban memang ada proteksi, jadi tidak boleh pulang malam dan interogasi dengan emosi. Jadi memang selalu dipertanyakan kalau melakukan komunikasi dengan teman-temannya," tutup dia.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya