Lepas penadah sapi curian, Kapolsek Ranuyoso diperiksa
Merdeka.com - Lantaran melepas pelaku penadah pencurian ternak, Kapolsek Ranuyoso, Lumajang, Jawa Timur, AKP Sugianto harus berhadapan dengan internal kepolisian. Dia diperiksa di Mapolres Lumajang bersama dua anggotanya.
Hal ini dipertegas pernyataan Kabag Ops Polres Lumajang, Kompol Enu Sasmonang saat dihubungi, Kamis (9/8). "Memang benar, yang bersangkutan kini kami periksa di Mapolres," kata dia.
Sebelumnya, akibat ulah Kapolsek Ranuyoso ini, ratusan massa mengamuk pada Rabu (8/8) malam. Warga Kecamatan Ranuyoso itu merusak kantor Polsek setempat, karena menganggap Kapolsek dan jajarannya telah disuap dan melepas tersangka penadah pencurian hewan (sapi) milik warga. Bahkan, hingga Kamis pagi, warga masih berada di Mapolsek.
Tersangka yang dilepas itu adalah Tris, asal Desa Kropak, Bantaran, Probolinggo.
Tak hanya merusak, warga juga menjebol teralis tahanan yang mengakibatkan beberapa tahanan lain lepas.
Wakapolres Lumajang, Kompol Ghatut Irianto saat dihubungi mengatakan, aksi massa ini dilatarbelakangi oleh dugaan suap Kapolsek Ranuyoso karena melepas seorang penadah sapi curian (Tris).
"Benar, warga datang ke Mapolsek karena tersangka Tris yang diduga maling sapi dilepas oleh kapolsek (AKP Sugianto)," katanya.
Untuk itu, lanjutnya, dengan mendatangi mapolsek, warga meminta pada petugas menangkap kembali Tris lantaran menurut warga sebagai penyebab maraknya maling sapi di Ranuyoso. "Karena dugaan itulah warga mengamuk dan meminta polisi untuk menangkap kembali tersangka," pungkas dia. (mdk/bal)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya