Lengan Bripka Zulfadli digigit guru perempuan saat razia lalu lintas
Merdeka.com - Seorang polisi lalu lintas Kepolisian Resor (Polres) Solok Selatan, Sumatera Barat, Brigadir Kepala (Bripka) Zulfadli, terluka dalam kegiatan Operasi Patuh 2016 di Kecamatan Sungai Pagu, Senin (16/5). Lengannya digigit seorang guru yang menolak ditilang karena kelengkapan berkendaranya tidak memenuhi syarat.
Menurut Zulfadli, saat itu dia sedang mengejar seorang pengendara diduga tidak mengenakan kelengkapan berkendara.
"Setelah menghentikan kendaraannya, saya meminta kunci motor milik guru itu. Namun tiba-tiba tangan kiri saya digigit," kata Zulfadli di Padang Aro, Selasa (17/5).
Merasa kesakitan, Zulfadli mengaduh dan meminta guru perempuan itu melepaskan gigitannya.
Seusai berhasil melepaskan diri, Zulfadli meminta guru perempuan itu memperlihatkan surat-surat kendaraannya. Karena tidak membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), sepeda motor guru itu terpaksa disita dan dibawa ke Mapolsek Sungai Pagu.
Kepala Bagian Operasi Polres Solok Selatan, Kompol Benu Alam mengatakan, Operasi Patuh digelar sebagai persiapan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
"Biasanya, pada Ramadhan dan Idul Fitri itu banyak pengendara yang mengabaikan aturan berlalu lintas. Dengan digelarnya operasi ini, pengendara diharapkan sadar," kata Benu, seperti dilansir dari Antara.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya