Lempari Polisi, 27 Pelajar di Medan Diciduk Polisi
Merdeka.com - Sekelompok pelajar dibubarkan dari lokasi mereka berkumpul di seputaran Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (2/10) petang. Sebanyak 27 di antaranya diamankan karena diduga berbuat onar dan melempari polisi dengan batu.
Saat dibubarkan, para pelajar melawan dan melakukan pelemparan ke arah Stasiun Kereta Api Kota Medan dan personel kepolisian. Petugas mengejar sehingga mereka tunggang-langgang ke arah Titi Gantung. Sebagian melarikan diri ke rel kereta api yang mengarah ke Jalan MT Haryono.
Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar menjelaskan, pihaknya sudah memonitor pergerakan pelajar di seputar Lapangan Merdeka sejak siang. "Namun mereka masih terpencar. Sekitar pukul 16.00 tiba-tiba mereka masuk ke arah Titi Gantung dan melakukan perusakan dan berusaha membikin rusuh," sebutnya.
Dia memaparkan, sejumlah pelajar sempat digeledah. Dari beberapa tas ditemukan batu, kunci-kunci, kunci T, hingga obeng. "Di handphone juga ada ajakan berbuat rusuh atau onar," sebut Sonny.
Dia memaparkan 27 pelajar yang diamankan terdiri dari siswa SMA sederajat dan SMP. Namun ada pula yang tidak sekolah lagi.
Polisi akan terus melakukan patroli dan mengimbau pelajar yang berkumpul untuk pulang ke rumah masing-masing."Tetap kita lakukan patroli di mana kumpul anak-anak ini. Kita memberikan perhatian penuh kepada para pelajar yang berkumpul," tegas Sonny.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya