Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lemhannas Ungkap Penyebab Pembangunan Nasional Terhambat

Lemhannas Ungkap Penyebab Pembangunan Nasional Terhambat Gubernur Lemhannas Agus Widjojo. ©Liputan6.com/Ika Defianti

Merdeka.com - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Letjen (Purn) TNI, Agus Widjojo mengatakan, praktik korupsi merupakan salah satu faktor terbesar penghambat pembangunan nasional.

"Penghambat terbesar terhadap proses pembangunan di negara manapun diakui datang dari tindak pidana korupsi," katanya di Kantor Lemhannas, Jakarta Pusat, Jumat (31/12).

Oleh karena itu, kata Agus, untuk menjamin kelancaran program pembangunan adalah tetap menjaga momentum dan meningkatkan efektivitas program pemberantasan korupsi.

Menurutnya, dua sisi pokok itulah yang dapat membangun Indonesia pada tahun 2022 semakin kuat dan sejahtera dengan memanfaatkan berbagai peluang dan kemajuan di semua bidang.

"Namun, tetap selaras dengan nilai-nilai Pancasila," jelasnya.

Pancasila dan implementasinya juga menjadi sorotan penting Lemhannas RI. Gubernur Lemhannas menyebutkan pentingnya menguatkan identitas dan karakter bangsa agar selaras dengan Pancasila.

Ciri-ciri manusia Indonesia yang memiliki identitas dan berkarakter kuat itu adalah punya rasa ingin tahu yang tinggi; berpikiran kritis dan kreatif; dan berani mempelajari hal-hal baru.

Dalam kesempatan itu, Agus menyebutkan pentingnya sinkronisasi dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembuatan dan implementasi keputusan serta kebijakan.

"Dari sisi perencanaan, keselarasan visi-misi pemerintah pusat dan daerah diperlukan untuk menjamin kesinambungan pembangunan nasional," ucapnya seperti dilansir dari Antara.

Pemerintah daerah akan berjalan lebih baik dan efektif apabila perencanaan pembangunan yang berdasarkan aspirasi masyarakat juga disandarkan kepada perencanaan pembangunan nasional.

Dalam acara itu, Agus Widjojo didampingi oleh Wagub Lemhannas RI Marsekal Madya TNI Wieko Syofyan, Sekretaris Utama Lemhannas Irjen Pol Purwadi Arianto, dan Kepala Biro Humas Settama Lemhannas RI Brigjen TNI Brigjen TNI A Yudi Hartono.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP