Ledakan di kapal pendarat, 2 ABK tewas
Merdeka.com - Dua anak buah kapal Landing Craft Tank (LCT) tewas seketika akibat ledakan keras di atas kapal pengangkut barang tersebut. Peristiwa itu terjadi usai bongkar muat solar di Dermaga Khusus PT Pertamina Samarinda, Jumat (3/8), sekitar pukul 15.00 Wita.
Dua korban tewas bernama Amirudin dan Marzuki mengalami luka bakar yang parah. Sementara dua korban selamat atas nama Daniel dan Lukman yang juga mengalami luka bakar dilarikan ke Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda.
Jenazah Amirudin dan Marzuki sempat dievakuasi menggunakan speed boat karena lokasi kapal LCT Gemilang Perkasa itu berada di tengah Sungai Mahakam, persis di depan Dermaga Khusus PT Pertamina Unit Pemasaran VI, Jl Slamet Riyadi, Samarinda.
Sejumlah saksi mata mengatakan, ledakan yang terjadi cukup keras disertai api yang membumbung tinggi ke udara dan hilang secara perlahan. Namun ledakan tersebut tidak sampai membakar kapal LCT Gemilang Perkasa.
Sementara itu, Kabagops Polresta Samarinda Kompol I Nyoman Marthadana membenarkan peristiwa ledakan yang menewaskan dua anak buah kapal LCT Gemilang Perkasa tersebut.
"Kedua korban meninggal dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum AW Syahranie Samarinda," kata dia seperti dikutip Antara.
Ketika ditanya mengenai penyebab kejadian tersebut, Kompol I Nyoman Marthadana mengatakan, hingga kini pihak kepolisian belum dapat memastikan karena masih dalam proses penyelidikan. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya