Larang Pokemon Go, Kapolres Jembrana ancam periksa ponsel anak buah
Merdeka.com - Demam Pokemon Go belakangan ini telah mewabah banyak orang. Tidak pandang usia, anak-anak, remaja dan dewasa hingga masyarakat kelas bawah maupun atas banyak keranjingan memainkan aplikasi ini, tak terkecuali kepolisian.
Khawatir anggotanya latah memainkan games yang diyakini bisa menghambat produktivitas kerja, Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo dengan tegas melarang anggotanya untuk tidak memainkan Pokemon Go.
"Kami melarang anggota bermain game Pokemon Go, baik saat bertugas maupun tidak bertugas. Apalagi hal ini juga merupakan perintah Kapolri," tegas Djoni Widodo, Rabu (20/7).
Bahkan, dalam waktu dekat akan melakukan pengecekan terhadap telepon seluler seluruh polisi di Polres Jembrana. Kebijakan ini untuk memastikan tidak ada anggotanya yang mengunduh atau menyimpan aplikasi game ini.
Selain melarang anggotanya memainkan Pokemon Go, Kapolres Jembrana juga menginstruksikan agar area kantor kepolisian serta asrama steril dari perburuan monster.
"Kami juga melarang kepada siapa pun yang lakukan perburuan Pokemon Go ke kantor kepolisian maupun asrama. Intinya kami ingin anggota fokus kepada tugas melindungi dan mengayomi serta memberikan pelayanan baik kepada masyarakat," tutup Kapolres Jembrana.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya