Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lapindo ngebet mengebor sumur baru di Sidoarjo

Lapindo ngebet mengebor sumur baru di Sidoarjo Peringatan 9 tahun Lapindo. ©2015 Merdeka.com/moch andriansyah

Merdeka.com - PT Lapindo Brantas akan kembali melakukan aktivitas eksplorasi gas di Sidoarjo. Pengeboran sumur baru tersebut bertempat di Desa Kedungbanteng, Tanggulangin.

Menyikapi rencana perusahaan migas ini, Ketua Pusat Studi Kebumian Bencana dan Perubahan Iklim dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Amin Widodo menyarankan Lapindo tidak meneruskan rencana pengeboran. Alasannya lantaran area eksplorasi merupakan jalur sesar Watukosek atau patahan tanah memanjang dari Watukosek, Mojokerto, hingga Madura. Jika eksplorasi tetap dilakukan, peristiwa semburan lumpur panas di Porong pada 2006 silam kemungkinan bakal terjadi lagi.

Menanggapi hal itu, Vice President Operations Lapindo Brantas, Harsa Harjana tetap ngotot proses pengeboran aman.

"Kami memiliki data yang bisa meyakinkan masyarakat, kalau pengeboran di TGA (Tanggulangin) dan TGA 10 di Desa Kedungbanteng aman," kata Harsa di Surabaya, Jumat (12/2).

Dia lantas membeberkan data perusahaan yang menunjukkan bahwa rencana eksplorasi di Tanggulangin aman.

"Ini sudah pernah kita lakukan pada Sumur Wunut 19 Tahun 2013, dan TGA 3 pada 2011 silam lalu. Hasilnya, peralatan bisa menyentuh dasar sumur. Ini membuktikan kondisi casing di sumur-sumur itu tidak ada yang bengkok. Ini juga membuktikan sumur-sumur gas yang kita bor di kedalaman 3.000 kaki atau 1.000 meter tidak berimbas pada semburan lumpur panas," ujar Harsa. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP