Lapas Napiter di Nusakambangan Overload, Menkumham Bangun 3 Gedung Lagi
Merdeka.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menjelaskan pemerintah akan membangun tiga gedung lembaga pemasyarakatan (lapas) baru khusus narapidana terorisme di Nusakambangan, Jawa Tengah. Hal tersebut lantaran mendapatkan komplain dari Polda dan Kejaksaan Tinggi terkait kondisi lapas yang sudah penuh.
Dia mengatakan Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror Polri sudah punya tahanan khusus teroris di Cikeas, Jawa Barat. Tetapi kata Yasonna tahanan itu sudah melebihi kapasitas karena banyaknya tahanan Polri terkait terorisme.
"Kita dapat komplain dari Polda, Kejaksaan Tinggi, karena masih agak padat. Kalau khusus teroris, saya kira Polri masih punya tempat khusus untuk itu. Dan tahun ini kita bangun tiga lapas di Nusakambangan. Satu lapas maximum security yang saya kira sudah cukup untuk itu," ungkap Yasonna dalam keterangan pers, Minggu (11/4).
Dia mengatakan hal tersebut disampaikan Polri rangka menjaga keamanan masyarakat dan negara terkait terorisme. Yassona juga menyadari, lapas khusus terorisme tak bisa dicampur dengan napi lain.
Sementara itu dia mengatakan untuk narapidana teroris yang sudah dilakukan pembinaan akan dipindahkan pada lapas tingkat medium.
"Dan nanti akan kita kirim ke Nusakambangan. Di Nusakambangan itu ada Lapas Pasir Putih, Lapas Karanganyar, Lapas Batu untuk Narkotika. Nanti ada lapas maksimum, super maksimum. Dan nanti narapidana teroris yang kita lihat sudah ada pembinaan, akan kita pindah ke lapas yang medium," tuturnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya