Laode Soal Capim KPK: Kalau Dibutuhkan Alhamdulillah
Merdeka.com - Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) petahana, Laode Muhammad Syarif mengaku dirinya tidak ambisius untuk menduduki kursi pimpinan di lembaga yang saat ini ia komandoi.
"Saya enggak pernah percaya diri (lolos). Kalau dibutuhkan Alhamdulillah, kalau enggak dibutuhkan lagi Alhamdulillah bisa bantuin dari luar," ucapnya saat ditemui usai shalat Jumat, Gedung Panca Gatra, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Jakarta Pusat, Jumat (9/8).
Syarif menyampaikan, jika pun dirinya sudah tidak dibutuhkan di dalam, ia masih tetap akan membantu lembaga antirasuah itu menangani korupsi di Indonesia. "Kembali lagi di luaran main kaya dulu. Bantuin KPK, bantuin polisi," ujar Syarif.
Sebelumnya capim petahana itu menyampaikan dalam tahapan seleksi hari ini, panitia meminta para calon pimpinan (capim) KPK untuk mengeluarkan ide-ide baru bagi lembaga antikorupsi itu.
"Tadi kita diminta menuliskan, mempresentasikan ide-ide baru kita untuk perbaikan di KPK," tutur Laode.
Ia sendiri saat diminta mempresentasikan inovasinya yang dipaparkan di tim penilai mengungkapkan mengusung ide pencegahan dan penindakan harus mesti terintegrasi. Kata capim petahana KPK itu, keduanya tidak bisa dipisahkan. Harus saling bersinergi satu sama lain. "Dan saya pikir itu yang dibutuhkan ke depan," katanya.
Reporter: Yopi M
Sumber: Liputan6.com
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya