Lambung sobek, dokter bikin jalur khusus asupan makanan buat Tosan
Merdeka.com - Kondisi kesehatan Tosan, salah satu petani dan penolak pertambangan pasir liar korban penganiayaan di Lumajang mulai stabil, setelah menjalani operasi lambung. Dia kini menghabiskan waktu memulihkan diri di ruang isolasi kamar 13 Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Tosan terlihat masih mengenakan masker oksigen, dan selang infus tertancap di tangannya. Istrinya, Ati Nuriyati, setia menunggu di sampingnya bersama seorang kerabat. Keduanya secara bergantian mengibaskan kipas ke tubuh Tosan.
"Kondisinya sudah stabil, sadar penuh, komunikasi sudah nyambung," kata Muhammad Amin, dokter bedah menangani Tosan, Rabu (30/9).
Menurut Amin, dinding perut Tosan mengalami memar dan sobek sehingga isinya keluar dan mengotori organ lain. Akibatnya terjadi infeksi. Kalau tidak lekas ditangani, Tosan bisa meninggal.
"Lambung ini kan isinya kotoran. Sobek sekitar 10 centimeter diakibatkan oleh tekanan benda tumpul," ujar Amin.
Sementara masker oksigen yang terpasang merupakan bagian dari proses penyembuhan. Secara umum, pernapasan Tosan sudah tidak terganggu.
"Pemberian oksigen dalam korelasi penyembuhan dan obat. Soal penempatan di ruang isolasi karena kondisinya yang akut, kondisinya sudah di bawah ICU," ucap Amin.
Tindakan sudah dilakukan oleh dokter terhadap Tosan adalah membersihkan luka dan menjahitnya. Lambungnya kemudian diistirahatkan. Supaya mendapat asupan, dokter membuatkan jalur khusus dengan selang langsung menuju usus.
"Kondisi pasien memang masih bisa berubah. Kita khawatir terjadi infeksi ke seluruh tubuh. Tetapi tidak ditemukan tanda-tanda komplikasi. Intinya terkendali," imbuh Amin. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya