Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sidak, Menhan kesal ada radio Panser Anoa tak berfungsi

Sidak, Menhan kesal ada radio Panser Anoa tak berfungsi Ryamizard di Mako Kopassus. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengaku masih banyak kekurangan dalam alat utama sistem persenjataan (alutsista). Sebab, radio kendaraan tempur Panser Anoa mengalami gangguan.

"Ya mulai dari sekarang kami anggarkan. Minggu depan saya minta radio dipasang. Ini kan buatan kita sendiri (panser anoa) tapi mesin dari francis lenol. Dulu kita bisa buat Perkasa tapi sekarang enggak bisa," kata Ryamizard di Batalyon 201, Jakarta, Rabu (2/8).

Menurut dia, kerusakan tersebut sangat ringan tidak mempengaruhi kesatuan tugas TNI. Namun hal itu bisa diselesaikan dengan segera.

"Yang dibawah-bawah itu kan yang gerak kalau dibawah siap tapi senjatanya enggak siap, percuma saja kan. Tadi di Kopassus karena barang-barang murah saja kita beli," kata dia.

"Ya kalau kita kerusakan ringan tapi menentukan ya ini radio enggak bisa berhubungan antara lain enggak bisa. Padahal berhubungan kan penting, misalnya anti teror penyadapan dan robotnya enggak sampai triliunlah, kecillah daripada beli yang gede-gede," sambung dia.

Lanjut dia, meski anggaran militer telah dipotong Rp 7 triliun tak mempengaruhi pengadaan alutsista. Menurut dia, tak seharusnya anggaran militer dipangkas.

"Ini saja sudah kurang masak dikurangi, gimana ceritanya," tukas dia.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP