Lagi, Densus tangkap pasutri terduga teroris di Karangploso Malang
Merdeka.com - Densus 88 Antiteror kembali mengamankan dua orang terduga teroris di Jl Tenaga, Dusun Turirejo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Selasa (15/5). Penyergapan dan penggeledahan dilakukan pukul 12.00 siang dan berakhir pada 14.30 WIB. Densus mengamankan pasangan suami istri (pasutri) dan meninggalkan tiga orang anaknya di rumah.
Pasutri yang diamankan petugas dikenal selalu menutup diri. Khoirul (35), warga yang tinggal persis di samping rumah pasutri itu, sekali tidak tahu nama dari tetangganya.
"Sebenarnya kalau sama saya sering ngobrol, tapi ya ngobrol biasa. Cenderung tertutup orangnya. Saya saja tidak tahu namanya. Setiap ditanya nama, selalu mengalihkan pembicaraan," ujar Khoirul kepada merdeka.com.
Kepala Dusun Turirejo, Sutikno menyebutkan, pria yang diamankan Densus 88 bernama Kristianto. Sedangkan istrinya bernama Sri Winarti. Menurut keterangan Sutikno, Kristianto terdaftar sebagai warga Jl Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Sejak tahun 2017, Kristianto mengontrak rumah itu bersama istri dan tiga orang anaknya.
Beberapa warga menyebut Kristiantosering pergi pagi dan pulang malam sekitar pukul 22.00 WIB. Sehari-hari keluarga ini memang tertutup dan tidak pernah ikut dalam kegiatan warga. Namun beberapa kali warga sempat melihat rumah Kristiantodidatangi oleh sekelompok orang bercadar dan mengadakan pengajian di rumah itu.
Pihak kepolisian hingga kini masing melakukan penyelidikan terkait penangkapan terduga teroris yang kian meresahkan warga Malang khususnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya