Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Laga Persika Karawang vs Persik Kendal berakhir ricuh, mobil polisi dirusak

Laga Persika Karawang vs Persik Kendal berakhir ricuh, mobil polisi dirusak Suporter bola di Karawang rusuh. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Laga Persika Karawang menghadapi Persik Kendal di Stadion Singaperbangsa Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Sabtu (4/8) sore berakhir ricuh.

Kericuhan terjadi karena dalam pertandingan itu, tim tuan rumah Persika kalah dengan skor 0-1 atas Persik Kendal yang hanya bermain dengan 10 permain.

Tim tamu bermain dengan 10 orang sejak pertandingan memasuki menit ke-27. Itu terjadi setelah pemain Persik Kendal, Yus Arfandy mendapatkan kartu merah, sebagai akumulasi kartu kuning.

Setelah wasit meniup pluit panjang pertanda berakhirnya pertandingan, sejumlah suporter memasuki lapangan sampai akhirnya dilerai oleh pihak kepolisian.

Dari dalam stadion, kericuhan juga terjadi di areal stadion. Kericuhan itu diduga akibat adanya permasalahan antara manajemen Persika dengan mantan pelatihnya, Ricky Nelson yang kini menjadi pelatih Persik Kendal.

Saat itu, Ricky Nelson harus dikawal ketat aparat Kepolisian agar tidak mendapat hantaman dalam kericuhan tersebut.

Sementara di luar stadion, usai pertandingan, terdengar teriakan-teriakan provokatif yang ditujukan untuk Ricky Nelson.

Dalam kericuhan itu, kaca belakang mobil dinas Polres Karawang pecah. Kaca di bagian sopir bus yang mengangkut tim Persik Kendal juga pecah.

Kericuhan usai setelah manajemen Persika Karawang yang didampingi jajaran kepolisian mendatangi sejumlah kelompok suporter.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP