Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Labora sempat kabur, Ketua DPR sebut Lapasnya kurang hebat

Labora sempat kabur, Ketua DPR sebut Lapasnya kurang hebat Labora tiba di Lapas Cipinang. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - DPR masih menyimpan tanya perihal kaburnya terpidana kasus pembalakan liar dan pencucian uang, Labora Sitorus, sebelum akhirnya menyerahkan diri dan dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang. ‎DPR akan meminta penjelasan secara langsung kepada Dirjen Pemasyarakatan dan Menkum HAM Yasonna Hamonangan Laoly.

"Kalau DPR itu fungsinya kan melakukan pengawasan, pastinya DPR akan meminta penjelasan kepada Dirjen yang bertanggung jawab secara sektoral," ujar Ketua DPR Ade Komarudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/3).

Politisi Partai Golkar ini menilai, kaburnya Labora karena longgarnya pengawasan di lapas. "Laboranya hebat, lapasnya juga kurang hebat," tuturnya.

Ade berharap pengawasan lapas ‎diperketat. Sehingga tidak ada lagi tahanan yang kabur. "Itu tidak boleh terjadi lagi, siapapun tanpa pengecualian," ungkapnya.

Kaburnya terpidana kasus pembalakan liar dan pencucian uang, Labora Sitorus telah mencoreng wajah Kementerian Hukum dan HAM. Labora berhasil kabur ketika keluar lapas dan meminta izin berobat di rumahnya.

Pemerintah tak ingin kecolongan lagi. Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM I Wayan Kusmiyantha Dusak sudah menginstruksikan kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang untuk mengawasi Labora.

"Kita tidak akan lepas lagi (Labora), akan lebih hati-hati. Dan saya sudah memerintahkan petugas Lapas melakukan tugas sesuai standar operational prosedur (SOP)," tegas Dusak di Lapas Cipinang, Senin (7/3). (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP