La Nyalla menang praperadilan, Kajati Jatim duga ada intervensi
Merdeka.com - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur (Jatim) Maruli Hutagalung menduga ada intervensi dan kemungkinan kecurangan di balik putusan hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Fernandus yang memenangkan gugatan praperadilan La Nyalla Mattalitti.
"Kalau indikasi saya tidak bisa bilang tapi kemungkinan masih tetap ada," kata Maruli saat dihubungi wartawan, Jakarta, Selasa (14/4).
Selain itu, Maruli juga menduga jika Hakim Fernandus mendapat intervensi dari sejumlah pihak. Salah satunya, dari Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali.
"Setahu saya La Nyalla ini adalah keponakannya Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali. Jadi mungkin tekanan-tekanan juga hakimnya mungkin takut terlalu jauh," ujarnya.
Bukan tanpa sebab, Maruli menaruh curiga dengan keputusan PN Surabaya memenangkan gugatan La Nyalla tersebut. Pasalnya, sejak gugatan ini bergulir beberapa keputusan hakim Fernandus dinilai janggal.
Semisal, permohonan Kejati Jatim untuk menghadirkan saksi fakta penyidik dalam persidangan ditolak mentah-mentah oleh hakim Fernandus. "Jadi memang sudah miring kok," tegas dia.
Maruli menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam atas menangnya gugatan La Nyalla tersebut. Kejati berjanji akan mengeluarkan sprindik baru untuk menyeret La Nyalla ke pengadilan Tipikor.
"Kita akan tetapkan lagi nantinya, kita tunggu saja. Saya ingin perkara ini maju ke Pengadilan Tipikor bukan praperadilan," pungkas Maruli.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya