Kurang komputer, 139.733 siswa di Sumsel belum dapat ikuti UNBK
Merdeka.com - Sebanyak 139.733 siswa SMP, SMA, dan SMK di Provinsi Sumsel belum dapat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang mulai digelar hari ini. Penyebab utama adalah minimnya fasilitas komputerisasi di masing-masing sekolah.
Jumlah tersebut terdiri dari SMA sebanyak 26.866 siswa dari 303 sekolah, SMK sebanyak 1.591 siswa di 20 sekolah, dan terbanyak di tingkat SMP sebanyak 111.256 siswa di 1.525 sekolah.
Sedangkan sekolah yang telah menerapkan UNBK adalah masing-masing SMA sebanyak 34.182 siswa dari 251 sekolah atau baru mencapai 56 persen, SMP sebanyak 24.054 siswa di 170 sekolah atau baru mencapai 18 persen. Sedangkan terbanyak di tingkat SMK yang mencapai 93 persen dengan jumlah 24.233 siswa di 162 sekokah.
Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo mengatakan, siswa yang belum mengikuti UNBK terbanyak di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Musi Rawas, termasuk berada di Palembang. Penerapan UNBK tahun ini meningkat dibandingkan
tahun lalu.
"Memang peserta yang belum mengikuti UNBK tahun ini cukup banyak, masih seratus ribuan siswa untuk seluruh tingkatan. Tapi, terdata meningkat dibanding tahun kemarin," ungkap Widodo saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMA Negeri 1 Palembang, Senin (10/4.
Menurut dia, sekolah yang belum dapat menerapkan UNBK lantaran belum memiliki fasilitas komputer. Alhasil, mereka masih menjalani ujian manual seperti biasanya.
"Ke depan akan diupayakan seluruh sekolah bisa menerapkan UNBK," pungkasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya