Kuli bangunan cabuli anak tirinya yang difabel selama 2 tahun
Merdeka.com - Kasus pencabulan kembali terjadi di Kota Bandung. Kali ini korbannya menimpa wanita penyandang cacat (difabel), yakni M (24) yang merupakan anak tiri tersangka M (56). Tak puas sampai di situ, rekan M yakni G (20) yang sama-sama difabel juga dijadikan tempat pemuas nafsu birahi M (56).
Parahnya korban G yang duduk di Sekolah Luar Biasa (SLB), saat ini tengah mengandung enam bulan akibat perbuatan bejat M.
Aksi M ini sudah berlangsung sejak 2011. Biasanya tersangka melakukan ketika istri tidak ada di rumah, di bilangan Awiligar Kota Bandung. Saat beraksi M memaksa mengajak untuk melakukan hubungan tersebut.
"Saya mau karena mereka mau diajak (berhubungan) sama saya," terang M, yang keseharian bekerja sebagai kuli bangunan ini, di Mapolda Jabar Bandung, Jumat (20/9).
Sebelum melakukan hubungan intim, diakui kakek yang memiliki tujuh cucu ini, biasanya M meraba-raba si korban baik itu di daerah payudaranya hingga ke sekitar area kemaluan korban. Setelah aksi cabul dilakukan dia mengaku memberi imbalan uang Rp 50 ribu.
"Ya suka ngasih uang aja, biasanya Rp 50 ribu, Rp 75 ribu," jelasnya.
Petualangan bejat pria paruh baya itu terbongkar setelah warga sekitar mengendus adanya perilaku cabul M. Pasalnya G yang tengah mengandung perutnya semakin membesar. Polisi mendapat laporan dari warga sekitar tentang pria cabul ini.
"Kita mendapatkan laporan, hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan," jelasnya. Pelaku saat ini diamankan unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Ditreskrimum Polda Jabar.
Atas perbuatannya M dijerat pasal 285, 286, dan 290 KUHP pidana terkait wanita tidak berdaya dilakukan satu tindakan pelecehan dan pemerkosaan dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya