Kuasa hukum pertanyakan fakta hukum yang menjerat Anas

Reporter : Randy Ferdi Firdaus | Jumat, 22 Februari 2013 21:57




Kuasa hukum pertanyakan fakta hukum yang menjerat Anas
Anas Urbaningrum di Kantor DPP Demokrat. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Kuasa hukum Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Carrel Ticualu, menuding kliennya itu merupakan korban politisasi KPK. Dia pun yakin pada saatnya nanti, fakta akan terkuak siapa dalang di balik penetapan tersangka Anas dalam kasus proyek Hambalang.

"Nanti pada saatnya akan tampak politisasinya," jelas Carrel kepada merdeka.com, Jumat (22/2).

Carrel mengatakan, pihaknya akan segera mempertanyakan kepada KPK fakta hukum apa yang digunakan oleh lembaga yang dipimpin Abraham Samad itu untuk menjerat Anas.

"Kita akan menanyakan fakta hukum apa yang dipakai," imbuhnya.

Anas juga sudah dicegah berpergian ke luar negeri terhitung hari ini. Carrel menjamin bahwa kliennya tidak akan lari ke mana-mana. " Iya (menjamin)," tandasnya.

Seperti diketahui, KPK resmi menetapkan Anas sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan hadiah berkaitan dengan pembangunan proyek sport center di Hambalang. Anas dikenakan pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 UU Nomor 31/99 sebagaimana diubah menjadi UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dalam pasal itu, maksimal hukumannya 20 tahun penjara.

[ren]

KUMPULAN BERITA
# Anas Urbaningrum

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Review: el real pancung rekor barca di bernabeu
  • Ditendang dari Demokrat, Ambar Tjahyono bakal tempuh jalur hukum
  • Fan meeting Running Man dihadiri fans asal Papua hingga Thailand
  • Tolak oral seks, kakek di Karawaci dibunuh kekasih sesama jenis
  • Hari kedua SoundsFair, Ipang sajikan energi luar biasa
  • BNN akui pengawasan narkoba di Riau masih lemah
  • Review: Balotelli mandul, The Reds diimbangi Hull
  • Ritual Suro di Gunung Lawu, Andini terjatuh hingga patah tulang
  • Ditawari miliaran, Once lebih pilih Raffi Ahmad
  • Dipecat Demokrat, Ambar Tjahyono belum terima surat pemecatan
  • SHOW MORE