Kuasa hukum: Penembakan di Lapas Sleman janggal

Reporter : Mardani | Sabtu, 23 Maret 2013 16:06

Kuasa hukum: Penembakan di Lapas Sleman janggal
penembakan di lapas sleman. ©2013 Merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Rio Rama Baskara, kuasa hukum empat tahanan yang ditembak mati belasan orang tak dikenal di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, Yogyakarta, menilai, kejadian yang menimpa kliennya janggal. Sebab, kliennya tewas setelah baru saja dipindahkan dari Rutan Polda DIY ke Lapas Cebongan.

"Masuk akal juga kalau dibilang janggal karena baru dipindahkan mereka langsung ditembak," katanya kepada merdeka.com melalui sambungan telepon, Sabtu (23/3).

Menurutnya, para pembunuh kliennya merupakan orang terlatih. Meski demikian, dia belum mau menuding siapa di balik aksi brutal itu.

"Tapi kami belum bisa menyimpulkan. Kita harus ada bukti agar nggak ada fitnah," katanya.

Dia mengaku tak percaya saat dikabarkan empat kliennya itu telah tewas. Sebab, dia sempat menjenguk mereka Jumat kemarin sekitar pukul 12.00 WIB.

"Mereka dipindahkan dari Rutan Polda DIY ke Lapas Cebongan sebelum Salat Jumat, lalu saya jam ditelepon jam 02.00 WIB malam dikabarkan mereka meninggal,"

Saat ini, pihaknya mengaku tengah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban untuk mengambil langkah hukum.

"Dari keluarga terlihat jelas kekecewaan pada pengamanan Lapas, kami pilih tenangin mereka dulu," katanya.

Seperti diberitakan, empat tahanan tewas dan dua orang sipir Lapas Cebongan, Sleman, DIY, terluka setelah diserang belasan orang tak dikenal. Korban Dicky Sahetapy, Dedi, Aldi dan Juan merupakan pelaku penganiayaan yang menewaskan seorang anggota Kopassus, Sertu Santoso (31) di Hugo's Cafe Kota Yogyakarta.

Kejadian penembakan itu berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB, dimulai dengan kedatangan belasan orang bercadar ke dalam Lapas. Dengan menggunakan penutup muka berwarna hitam, para pelaku melompati pagar setinggi sekitar satu meter.

Pria berbadan tegap itu lantas melumpuhkan sipir penjara, dan memaksanya untuk masuk ke dalam sel tahanan. Tidak berhenti sampai di sana, para pelaku meminta sipir pembawa kunci untuk memeriksa satu per satu sel guna menemukan sasarannya.

Tidak lama, mereka menemukan para pelaku yang tengah meringkuk di dalam sel. Tanpa basa-basi, belasan pria bercadar itu menembakkan senjata api ke arah para korban hingga tewas.

[dan]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Penembakan Lapas

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Enam internal KPK lolos seleksi tahap pertama, satu orang gagal
  • Meski Baru Cerai, Ben Affleck Janji Tak Main-Main Jadi Batman
  • Tim DVI masih cari data pembanding 10 jenazah korban Hercules jatuh
  • Demi menang pilkada, Demokrat buka pintu koalisi dengan KIH dan KMP
  • Menteri Yuddy: Kalau saya cari popularitas, ya seperti KPK saja
  • Kehidupan Ken Ken 'Wiro Sableng' kini, tragis nan miris
  • Polda Riau deteksi satu keluarga di Pekanbaru bergabung dengan ISIS
  • Yvonne minta Rp 150 juta ke bule Australia untuk tebusan Angeline
  • Ruhut dukung Tjahjo ungkap menteri yang jelekkan Presiden Jokowi
  • 17 Ramadan, Ali berpulang dengan tragis ditikam karena dendam
  • SHOW MORE