Kuasa hukum Jessica sebut polisi sok pintar minta bantuan ke AFP
Merdeka.com - Kuasa hukum Jessica, Yudi Wibowo menyindir langkah penyidik Polda Metro Jaya sampai meminta bantuan Kepolisian Federal Australia (AFP) untuk mengetahui hubungan Jessica dan Mirna selama berkuliah di Australia. Menurutnya, apa yang dilakukan penyidik sekedar 'sok-sok' semata.
"Itu sok pinter aja lah," sindir Yudi saat ditemui di Pengadilan Tipikor, Kamis (11/2).
Yudi yang ditemui tengah menangani kasus yang berbeda di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengatakan, tidak ada bukti yang dapat diberikan AFP. AFP sendiri, lanjutnya, tidak lebih sebuah satuan, yang di Indonesia bertugas membuat SKCK.
"Gak ada, tidak ada bukti-bukti itu, catatan kriminal saja di AFP itu, tidak lebih dari itu, wong di sana saja pajak kerja di mana tidak bisa ditelusuri, misal laporan pajak, tidak ditanya kerja di mana tapi kamu punya penghasilan berapa sebulan, bayar pajaknya, itu saja, entah itu merampok di sana, selama bayar pajak gak papa," bebernya.
Terkait pernyataan ayah Mirna, Darmawan Salihin yang menyebut AFP memiliki bukti untuk menjerat Jessica, kuasa hukum yang kerap mengenakan kalung emas itu mempersilakan untuk ditunjukkan.
"Keluarkan saja seperti apa, ini hukum pidana, pidana itu hukum materil yang dibuktikan bukan bukti-bukti surat-surat yang di sana dikirim ke sini," ujarnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya