Kuasa hukum EO Divine pertanyakan kegelisahan publik soal bikini
Merdeka.com - Event Organizer Divine Production tidak menganggap aneh jika konsep pool party identik dengan penggunaan bikini. Karena memang, rencana penyelenggaraan di Media Hotel dan Tower akan dilakukan di kolam renang.
Kuasa hukum Divine Production Andreas Nahot Silitonga mempertanyakan kegelisahan sejumlah pihak mengenai penggunaan bikini.
"Bikini dipakainya di mana? Kolam renang. Kalau misalnya bicara bikini, salah apa nggak bicara dalam undang-undang pornografi dan pornoaksi?" ungkap Andreas di Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jakarta Pusat, Selasa (28/4).
Dia menambahkan, penggunaan bikini bukanlah hal aneh di Indonesia. Karena dalam ajang Miss Universe terdapat sesi penggunaan bikini. Ajang ratu kecantikan dunia itu juga diikuti dan disiarkan di Indonesia.
Andreas mengatakan, dalam media-media laki-laki dewasa juga terdapat banyak foto wanita yang menggunakan bikini. Karenanya, Andreas menganggap, penggunaan pakaian renang tersebut sudah biasa di Indonesia.
"Miss universe pakai bikini dipakai di acara nggak masalah. Majalah pria dewasa juga, ini (pesta bikini) dilakukan untuk orang yang dewasa," tutupnya.
Penyataan kuasa hukum ini bertentangan dengan keterangan EO sebelumnya. Pendiri Divine Production, Emanuel Siregar, membantah acara 'GoodBye UN Pool Party Splash After Class' yang digelar di Pool Area The Media Hotel and Tower menggunakan kostum bikini.
Menurutnya, acara perpisahan tersebut sebenarnya akan menggunakan summer dress atau kostum musim panas.
"Tidak ada pakai bikini, konsepnya summer dress seperti kalau kita jalan-jalan ke pantai. Atasannya lengkap dan celana pendek saja," ungkap Emanuel dalam konferensi pers di Nine Restaurant, Jl Cakra No 7, Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis (23/4).
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya