Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kuasa hukum anggap polisi nilai Jessica gangguan jiwa

Kuasa hukum anggap polisi nilai Jessica gangguan jiwa Jessica rekonstruksi di Olivier Cafe. ©2016 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Jessica Kumala Wongso (27) kembali melakukan pemeriksaan kesehatan jiwa (tes psikiater) di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Jumat (12/2). Seringnya menjalani pemeriksaan, tim kuasa hukum Jessica merasa polisi menilai kliennya gangguan jiwa.

"Yah mungkin klien saya dianggap ada sakit kejiwaan, itu kan ngawur saja," kata kuasa hukum Jessica, Andi Yusuf, saat dihubungi merdeka.com, Jumat.

Andi menyesalkan sikap yang diambil pihak kepolisian. Apalagi menurutnya, Jessica saat ini sedang dalam keadaan kurang sehat dan masih proses pemulihan.

"Dia (Jessica) menstruasi, lehernya sakit. Dia kan lama di Australia, jadi belum terbiasa di sini. Jadi lehernya perlu semacam diterapis dianget-anget gitu, terus kena flu. Polisi kan enggak mau ambil risiko kalau ada apa-apa," ungkapnya.

"Dia pulih dulu. Ya dia itu kan mau dites psikiater, kami sudah ketemu dokternya," tambahnya.

Sementara itu, Yudi Wibowo yang juga kuasa hukum Jessica menerangkan, ruangan pemeriksaan kesehatan jiwa kliennya memiliki pintu yang berlapis.

"Di ruangan itu ada pintu dikunci dan di dalammya ada pintu dikunci lagi, double," tutupnya.

Sebelumnya, tersangka pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso sejak Kamis (11/2) menjalani pemeriksaan kejiwaan di RSCM. Hal itu disampaikan oleh Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti di Mapolda Metro Jaya.

"Dia (Jessica) diperiksa di sana (RSCM), pemeriksaan psikiaternya atau kejiwaannya," ujar Krishna Murti kepada wartawan, Kamis (11/2).

Menurut Krishna, pemeriksaan kejiwaan itu baru pertama kali dilakukan. Sebelumnya Jessica pernah diperiksa psikologinya. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP