Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KSPI: Bila Pemerintah Tetap Tak Naikkan UMP 2021, 2 Juta Buruh Mogok Nasional

KSPI: Bila Pemerintah Tetap Tak Naikkan UMP 2021, 2 Juta Buruh Mogok Nasional Demo buruh tolak Omnibus Law. ©2020 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Massa dari berbagai serikat buruh kembali menyampaikan protes atas RUU Cipta Kerja di Patung Kuda Arjuna Wijaya dan, pada hari ini. Termasuk Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.

Dia berdiri dia atas mobil komando menyuarakan aspirasinya mewakili kaum buruh. Said menyatakan kaum buruh siap mogok nasional jikalau RUU Cipta Kerja tidak dibatalkan dan upah minum tahun 2021 tidak dinaikan.

"Bila mana pemerintah tetap tidak naikan upah minum secara mayoritas 2021 dan tidak batalkan UU Omnibus law Cipta Kerja maka saya sampaikan sekeras-kerasnya serukan mogok kerja nasional akan kami lakukan di seluruh Indonesia," kata dia di Patung Kuda Wijaya, Senin (2/10).

Said Iqbal menjelaskan, misalnya dari 10 ribu perusahaan di Indonesia setidaknya ada 200 orang yang berpartisipasi maka ada 2 juta buruh yang melakukan mogok kerja. Iqbal mengklaim imbuhnya melumpuhkan stok produksi.

"Pabrik berhenti kerja bahwa buruh tidak setuju UU Omnibus law dan UMP 2021 harus ada," ujar dia.

Sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 buruh akan lebih dulu berunding upah dalam dua minggu ke depan di tingkat pabrik.

Apabila tidak menemukan kesepakatan atau deadlock maka, Said Iqbal meminta untuk membuat surat pemberitahuan mogok kerja. Peserta unjuk rasa pun menyetujui rencana itu.

"Siap kerja mogok kerja nasional," kata Said Iqbal.

"Siaaap," timpal pengunjuk rasa.

Said Iqbal menerangkan, serikat buruh juga akan mengajukan judicial review di Mahkamah Konstitusi.

"Jelaskan isi omnibus law yang kami tolak gunakan mulut untuk lawan apa yang akan diperjuangkan kawan-kawan buruh gunakan solidaritas di pabrik-pabrik. Isu ada dua yakni isu meminta Mahkamah Konstitusi dan mohon Presiden RI untuk cabut atau batalkan Omnibus law Cipta Kerja. Isu kedua minta pemerintah naikan upah buruh 2021," tandas dia (mdk/rhm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP