Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

KSAU: Fokker jatuh karena mesin kiri mati

KSAU: Fokker jatuh karena mesin kiri mati Fokker jatuh. merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Proses investigasi jatuhnya pesawat Fokker 27 masih terus dilakukan. Hasil sementara pesawat yang mengangkut tujuh orang itu jatuh karena ada masalah di mesinnya.

"Kalau berdasarkan data ya soal engine, kelihatannya mati yang kiri," ujar Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Imam Sufaat di Bandara Halim Perdanakusuma, Selasa (26/6).

Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono mengatakan kronologi dan hasil investigasi sementara jatuhnya Fokker sudah dilaporkan kepada Presiden SBY. Namun Agus meminta publik menunggu sampai ada hasil final investigasi.

"Kelihatannya itu engine. Kita tunggu saja yang finalnya seperti apa, karena semuanya terkait pemeliharaan pesawat," kata Agus.

Menurut Agus, pascakecelakaan seluruh pesawat Fokker tidak lagi beroperasi. Sebagai gantinya TNI AU memesan 10 pesawat CN 295 ke PT DI.

"Rencananya pada September dan Oktober sudah diserahkan ke TNI AU. Jumlahnya 10 tapi akan diberikan secara bertahap," kata Agus.

Seperti diberitakan, pesawat jenis Fokker 27 milik TNI Angkatan Udara jatuh di daerah perumahan Komplek Rajawali, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Kamis (21/6) sekitar pukul 14.45 WIB. Akibat peristiwa ini, 11 orang tewas.

Jumlah itu terdiri atas tujuh anggota Skadron 2 Landasan Udara Halim Perdana Kusuma TNI Angkatan Udara, yakni Mayor pnb Heri Setiawan (instruktur), Lettu pnb Paulus Adi, Letda pnb Syahroni, Kapt teknik Agus, Serma Simulato, Serka Wahyudi dan Sertu Purwo.

Selain itu, juga menewaskan empat orang warga sipil yang tertimpa badan pesawat Fokker 27 yang merupakan keluarga Mayor (Adm) Johanes Tandi Sosan adalah Ny Onchi (29) yang merupakan adik kandung Johanes, Martina (62) yang merupakan ibu kandung Johanes, anaknya bernama Brian (6), dan Navlin (2) anak dari Ny Onchi. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP