Kronologi Warga Tertembak di Intan Jaya Papua
Merdeka.com - Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan mengungkapkan, ada kontak tembak dengan diduga oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Kelompok Separatis Teroris (KST). Kontak senjata itu menyebabkan seorang warga sipil bernama Agustinus Hondali (24) mengalami luka tembak.
“Pada 9 November 2021 ada kontak tembak antara KKB dan TNI-Polri di wilayah Mamba," kata Kapolres, Kamis (11/11).
Pada saat itu, TNI-Polri melihat pergerakan KKB yang ingin masuk ke kota namun terpantau oleh personel yang berada di ring 2 pengamanan kota. Setelah terpantau, pihaknya mengambil tindakan agar mereka (KKB) tidak masuk ke kota.
"Saya tidak tau persis bagamaina terjadinya kontak tembak tersebut yang mengakibatkan salah satu masyarakat, Ibu Agustina (24) dari Kampung Danggoa Distrik Agisiga Kabupaten Intan Jaya. Kami TNI-Polri sangat meminta maaf sebesar-besarnya karena bukan tujuan kami warga sipil. Namun pada saat itu sedang terjadi kontak tembak dengan KKB," ujar Sandi.
Ia menambahkan, kondisi dari Agustina telah membaik usai dilarikan ke RS Timika, Kabupaten Mimika, Papua. Polisi menepis informasi bahwa Agustina telah meninggal.
"Kami berharap agar ibu Agustina cepat sembuh dan cepat kembali ke keluarga, pemerintah daerah telah mendukung dari transportasi dan biaya pengobatan dari ibu Agustina,” ujarnya.
Menurut Sandi, perang tidak akan menyelesaikan konflik di Papua. Sehingga, dia berharap langkah diplomasi dapat membuat anggota KKB/KST kembali ke pangkuan ibu Pertiwi.
Mengenai situasi terkini di Kabupaten Intan Jaya, mantan Kasubdit V Direktorat Intelkam Polda Papua itu mengklaim secara umum kondusif.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya