Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kronologi tercecernya ratusan e-KTP di Bogor

Kronologi tercecernya ratusan e-KTP di Bogor konpers ktp elektronik tercecer di polres bogor. ©2018 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Peristiwa tercecernya ratusan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Jalan Semplak, Kabupaten Bogor, langsung direspons Polisi dan Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri. E-KTP yang tercecer untuk warga domisili Sumatera Selatan. Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakhrullah memaparkan kronologi tececernya e-KTP yang disebut-sebut rusak dan invalid.

Pada 26 Mei 2018, Ditjen Dukcapil melakukan pemindahan barang - barang inventaris yang reject dan atau rusak. Pemindahan dilakukan dari kantor Disdukcapil di daerah pasar Minggu ke gudang Kemendagri yang berada di Semplak Kabupaten Bogor. Barang barang yang dipindahkan antara lain meja, kursi, lemari dan barang tidak terpakai lainnya. Pemindahan secara berkala dilakukan. Diantara barang yang tidak terpakai tersebut adalah e-KTP yang sudah tidak dapat digunakan. Penyebabnya karena rusak, pencetakan tidak sempurna, material KTP yang rusak, kesalahan input data, chip Tidak terbaca dan lainnya.

"Truknya bukan hanya khusus membawa KTP el, tapi truk untuk membawa lemari yang rusak, meja yang rusak, kursi yang rusak, kemudian dokumen-dokumen yang sudah tidak terpakai," ungkap Zudan.

Pemindahan barang inventaris tersebut menggunakan jasa ekspedisi pengangkut barang. Mereka dilengkapi dengan dokumen surat jalan dan resmi. Pemindahan dilakukan mulai pukul 10.15 WIB.

Pada saat truk pikap melintasi persimpangan Salabenda, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, barang pindahan dalam satu dus bekas air mineral dan satu karang bekas pakai, terjatuh. Ternyata dua kardus itu berisi e-KTP. Sopir kemudian turun untuk mengumpulkan barang-barang yang tercecer. Dia dibantu warga sekitar mengumpulkan e-KTP yang jatuh untuk dimuat kembali ke dalam truk.

Pada saat mengumpulkan KTP itulah salah seorang pengguna jalan mendokumentasikan kejadian tersebut dan mengunggah ke media sosial hingga menjadi bahan pembicaraan. Selanjutnya truk ekspedisi tersebut melanjutkan perjalanan sekitar pukul 13.05 wib. Truk sampai di gudang Kemendagri di daerah semplak kecamatan Kemang pada pukul 13.30 wib. E-KTP diturunkan kegudang secara lengkap.

Pihak Kemendagri menyebut peristiwa ini murni kelalaian pihak ekspedisi.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP