Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kronologi Tenggelamnya 16 Nelayan di Perairan Teluk Jakarta

Kronologi Tenggelamnya 16 Nelayan di Perairan Teluk Jakarta Ilustrasi tenggelam. ©Shutterstock/Tom Wang

Merdeka.com - Sebanyak 16 orang nelayan tenggelam di perairan Teluk Jakarta, Minggu (21/3). Kapal mereka tenggelam dalam perjalanan pulang ke daratan. Peristiwa itu terjadi di dekat Pondok Dayung.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I, Letkol Laut (P) Laode Muhamad menceritakan kronologinya. Peristiwa itu dimulai saat mesin kapal mati.

"Jadi itu nelayan atau pemancing berjumlah 16 orang rencana mau kembali ke darat, kemudian belum sempat memasuki area pelabuhan, mesin kapal mereka mati," kata Laode saat dihubungi merdeka.com.

Kapal yang mempunyai panjang tujuh meter ini terombang-ambing. Hingga menghantam ombak. Kapal mereka pecah.

"Terombang-ambing oleh ombak menghantem ke pickwater pemecah ombak yang ada di sana. Menyebabkan kapal mereka pecah, kemudian tenggelam," jelasnya.

Cuaca yang kurang bersahabat membuat proses evakuasi terhadap para korban berlangsung selama satu jam. Evakuasi dilakukan tim dari Dislambair dan Kopaska Koarmada I.

"Kalau di lautnya kurang lebih satu jam (proses evakuasi), jadi pada saat kurang jam 12.15 Wib mendapatkan laporan ada kapal atau ada nelayan terombang-ambing di laut dan tenggelam itu, tim dari Dislambair dan Kopaska Koarmada I langsung menuju ke lokasi," sebutnya.

Kendala lain saat melakukan evakuasi para nelayan, petugas tidak menemukan satu pun pelampung. "Pada saat pelaksanaan evakuasi tadi tidak ditemukan," ucapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP