Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kronologi Pimpinan KST Papua Senat Soll Meninggal Dunia

Kronologi Pimpinan KST Papua Senat Soll Meninggal Dunia Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pihak Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura menyatakan tersangka Ananias Yalak alias Senat Soll meninggal dunia pada Minggu (26/9) kemarin, sekira pukul 22.50 WITA. Senat Soll merupakan salah satu pimpinan Kelompok Separatis Teroris (KST) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Dekai, Kabupaten Yahukimo.

Senat Soll sebelumnya ditangkap Satgas Nemangkawi pada Rabu 1 September 2021.

"Pada hari dan tanggal tersebut diatas, Pukul 18.17 WIT, piket jaga tahanan di RS Bhayangkara mendapat infromasi dari dokter bahwa kondisi Senat Soll makin memburuk dikarenakan oksigen dalam darah turun sehingga dipasangkan oksigen," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Senin (27/9).

Selanjutnya pada pukul 20.00 Wit kondisi Senat Soll masih dalam keadaan memburuk. Kadar oksigen Senat Soll menurun, sehingga dilakukan pemasangan HRM situasi Oksigen 76%-96%.

"Pukul 22.30 WIT, karena kondisinya Senat Soll semakin memburuk sehingga dilakukan Pemasangan Inkubasi. Lalu pukul 22.50 WIT tersangka Senat Soll dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RS Bhayangkara Jayapura," ujarnya.

Kamal menyampaikan, Senat Soll meninggal setelah sempat dirawat di ICU. Saat ini jenazah masih berada di RS Bhayangkara.

Sementara itu Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol. Dr. Nariyana mengatakan, Senat Soll ini masuk ke RS. bhayangkara pada tanggal 2 September 2021 dengan kondisi ada luka tembak pada bagian paha kanan maupun tungkai kanan. Di mana dari luka tersebut ada bagian pembuluh darah yang robek cukup besar sehingga kami lakukan perawatan dan juga pembersihan.

Namun karena banyaknya jaringan yang mati sehingga tim lakukan amputasi pada kaki sebelah kanan. Perawatan kepada Senat Soll dilakukan di ICU sehingga perawatan lebih terkontrol dari pengawasan perawat maupun dokter.

"Secara intensif kita perhatikan kesehatan pasien Senat Soll ini yang mana sempat adanya penurunan elemen kimia yakni albumin, sehingga kita lakukan transfusi albumin, namun kondisinya tetap saja tak mengalami peningkatan, dan kemarin di hari Minggu tanggal 26 September 2021 Pukul 22.50 WIT, Senat Soll dinyatakan meninggal dunia," kata Nariyana.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP